8 Memiliki autofokus deteksi fasa untuk foto. Fujifilm X-A7. Fujifilm X-T200. Autofokus phase-detection jauh lebih cepat daripada autofokus deteksi kontras sehingga bisa mengambil gambar yang lebih tajam. 9. kecepatan shutter tercepat. 1/4000s. 1/4000s. Dengan kecepatan shutter maksimal yang lebih tinggi, kamera bisa mengambil gambar dari MANGGARAIBARAT, Fujifilm baru saja meresmikan mirrorless entry-level terbarunya, X-A3. Produk kamera anyar ini mengusung layar LCD yang bisa dilipat 180 derajat ke atas, menghadap ke arah depan lensa, untuk mempermudah pemotretan selfie.. Pihak Fujifilm Indonesia memastikan bahwa X-A3 akan mulai dijual dalam waktu dekat, berdekatan dengan waktu rilis global dua bulan ke depan. FujifilmX-A3; Pilihan kamera Fujifilm lain yang harganya juga tidak termasuk memberatkan vlogger pemula adalah Fujifilm X-A3 seharga Rp 4.100.000 dalam kondisi baru. Kamera berbobot sekitar 301g ini memiliki beberapa fitur menarik yang salah satunya adalah dapat menghasilkan foto dan video tajam serta detail. KelebihanDan Kekurangan Nissan Sentra - Kelebihan Mazda 350z Perbandingan Harga Juragan Mobil Bekas / 5 kelebihan all new nissan x trail dan kekurangannya lengkap. 05 Sep, 2021 Posting Komentar Sebagaimana disinggung di awal, x trail hadir dengan konsep baru yang cukup menarik dan berpengaruh pada kenyamanan. Kini Fujifilm memberikan terobosan dengan salah satu instant camera andalannya, yakni Instax Square SQ20. Seperti memberikan fitur editing dan filter, zoom, hingga penggabungan foto untuk menciptakan gambar yang atraktif.Jika sedang mencari kamera instan dengan fungsi hybrid, kamu wajib menyimak review Fujifilm Instax Square SQ20 selengkapnya berikut ini! XwUoY. Memilih kamera Fujifilm XA3 sebagai kamera andalan Sedulur? Yuk simak review Fujifilm XA3 Indonesia di bawah ini. Kamera Fujifilm XA3 merupakan kamera yang cocok digunakan sebagai alat untuk memotret. Banyak fotografer yang memilih kamera ini sebagai alat utama, hal tersebut dikarenakan hasil foto fujifilm XA3 dan hasil kamera fujifilm XA3 memiliki kualitas yang baik. Hal tersebut disebabkan setting fujifilm XA3 yang sangat memadai dengan berbagai fitur yang menarik. dalam kesempatan kali ini akan membahas keunggulan dan spesifikasi dari kamera fujifilm XA3. Selain kelebihan kamera fujifilm, terdapat juga kekurangan fujifilm XA3. Selain harga fujifilm XA3 di Indonesia yang masih tinggi, spesifikasi fujifilm XA3 kurang cocok digunakan untuk kerja profesional. Apa saja lengkapnya keunggulan dari kamera fujifilm ini? Yuk simak ulasannya di bawah ini. Baca Juga 10 Rekomendasi Kamera Polaroid Terbaik & Murah Ulasan Kamera Fujifilm X-A3, Keunggulan dan Spesifikasinya! 1. Spesifikasi dan Harga Harga dan spesifikasi fujifilm XA3 termasuk dalam kategori terjangkau dan juga spesifikasi yang mumpuni. Desain retro pada kamera ini cocok bagi pemula yang sedang mempelajari prinsip dasar fotografi. Dilengkapi dengan sensor APS-C dengan resolusi gambar 24 megapiksel dan pengaturan ISO mulai dari 200 hingga membuat foto yang dihasilkan sangat mulus. Bagi Sedulur yang menyukai potret lanskap dan dengan warna terang, menggunakan kamera sangat cocok. Karena, kelebihan kamera fujifilm ini adalah mempunyai super intelligent flash dan LCD yang dapat diputar 180 derajat. Di pasaran kamera ini dibanderol dengan harga Rp – 2. Cocok untuk Selfie dan Vlog Keunggulan selanjutnya dari kamera fujifilm X-A3 adalah dapat digunakan untuk selfie dan juga bisa digunakan untuk vlog. Hal ini dikarenakan dengan spesifikasi super intelligent flash dan LCD yang dapat diputar sebanyak 180 derajat. Dengan demikian, bagi Sedulur yang seorang youtuber atau influencer, kamera fujifilm X-A3 sangat cocok digunakan. Bukan hanya itu, terdapat fitur-fitur yang membantu untuk memperbaiki tampilan gambar, akan semakin memudahkan Sedulur membuat vlog. Seperti fitur Portrait Enhancer, Eye detection AF hingga self timer untuk selfie hingga atau untuk vlog. Baca Juga 10 Rekomendasi Kamera Mirrorless Terbaik Untuk Pemula 3. Terkoneksi dengan Printer Instan Kelebihan selanjutnya dari kamera fujifilm X-A3 ini sangat memudahkan dan membuat Sedulur lebih efisien dalam menggunakannya. Karena kamera ini bisa terkoneksi dengan printer instan. Terdapat printer instan yang bisa kita beli, dan hal tersebut dikoneksikan dengan kamera fujifilm X-A3. Tidak seperti kamera lainnya yang tidak memiliki fitur ini. Selain itu, kamera ini juga mempunyai keunggulan lainnya, yaitu dapat transfer foto ke smartphone atau ke perangkat lainnya yang memiliki koneksi bluetooth atau WiFi, hal tersebut semakin mempermudah transfer foto dan bisa dilakukan tanpa menggunakan kabel sama sekali. 4. Desain Unik dan Menarik Keunggulan selanjutnya dari kamera fujifilm X-A3 adalah desainnya yang unik dan menarik. Mengusung desain retro membuat kamera ini menarik hati dan minat anak muda. Warna-warna yang dipilih pun sangat beragam dan menyegarkan. Hal tersebut membuat kamera ini sangat fashionable dan sangat cocok untuk anak muda. Sistem pengoprasian kamera mirrorless ini pun sangat menarik. Kita bisa menggunakan fitur zoom pada layar LCD tanpa harus memainkan lensa. Selain itu, terdapat tombol-tombol pada kamera yang sangat mudah untuk digunakan. Bagi para fotografer pemula, kamera ini sangat cocok untuk digunakan. 5. Macro Photography Keunggulan kamera fujifilm X-A3 satu ini memudahkan menggunakan macro photography. Hal ini akan sangat bermanfaat bagi Sedulur yang suka memotret makanan atau memotret serangga dan bunga. Fotografi makro memang tidak bisa dilakukan dengan menggunakan sembarang kamera. Kamera yang bisa melakukan macro photography salah satunya adalah fujifilm X-A3. Terdapat fitur auto macro yang dapat membuat lensa fokus dengan cepat dan tajam. Kita bisa menggunakan kamera untuk mengambil gambar secara dekat, hingga jarak 7 cm dari permukaan lensa. Hal tersebut dikarenakan lensa kit XC 16-50mm II yang jadi pendukung kamera ini. 6. Fitur Touchscreen Salah satu hal menarik lainnya dari kamera fujifilm X-A3 adalah fitur touchscreen. Salah satu keunggulan kamera fujifilm XA series adalah terdapat LCD yang nyaman dan besar, pada kamera fujifilm X-A3 ketersediaan LCD yang besar tetap dipertahankan dan ditambah dengan fitur touchscreen. Dengan adanya fitur touchscreen, kita bisa melakukan pemotretan dengan menggunakan LCD dan melakukan zoom in dan zoom out hanya dengan menggunakan jari. Hal tersebut menjadi jawaban mengapa kamera fujifilm X-A3 sangat cocok bagi pemula dan fotografer amatir yang ingin terus mengasah kemampuannya. Semoga penjelasan mengenai keunggulan dan ulasan dari kamera fujifilm X-A3 di atas semakin meyakinkan Sedulur untuk memilih kamera ini sebagai pilihan. Jangan lupa untuk rajin menabung agar uang cepat terkumpul dan dapat segera membeli kamera yang diidamkan, termasuk kamera fujifilm yang diulas kali ini. Agar bisa segera terkumpul, Sedulur dapat menyerahkan kebutuhan sehari-hari dengan belanja di Aplikasi Super. Banyak barang dengan kualitas baik dan harga murah yang bisa membuat Sedulur lebih cepat mengumpulkan uang. Sedulur bisa klik di sini untuk cek kelengkapan barangnya, dan juga klik di sini untuk download Aplikasi Super. Pilih tempat untuk belanja kebutuhan sehari-hari yang menguntungkan dan bisa memberikan banyak potongan harga murah, agar Sedulur bisa lebih giat menabung dan menyalurkannya kepada hal disukai, salah satunya dengan membeli kamera yang dibutuhkan. Kini dijual dengan harga yang gak terpaut jauh, calon fotografer pemula atau pengguna kamera DSLR yang ingin mencari kamera yang lebih ringkas dan tidak mahal tentu dihadapkan dengan dilema apakah Sony A6000 lebih baik atau Fujifilm X-A3? Diatas kertas, Sony A6000 jauh lebih baik karena memiliki berbagai fitur yang canggih, seperti jendela bidik elektronik, sistem autofokus hybrid yang cepat untuk autofokus subjek diam atau bergerak. A6000 juga memiliki kecepatan foto berturut-turut lebih cepat 11 foto per detik vs 6 foto per detik dan lebih cepat kinerjanya secara keseluruhan. Meskipun demikian, Fuji X-A3 memiliki beberapa kelebihan unik, misalnya desainnya seperti kamera masa lalu dan memiliki tiga pilihan warna yang trendy pink, brown, black, serta memiliki film simulation yang bisa memproduksi foto dengan efek seperti hasil kamera film di masa lampau. Penggunaan kamera Fuji juga relatif lebih simple, yaitu dengan mengunakan layar LCD yang bisa disentuh dan layar LCD bisa ditekuk ke atas untuk selfie/vlog, sedangkan Sony A6000 agak rumit menu dan tombol-tombolnya, maka itu saya dan mas Erwin membuat panduan Sony A6000 dalam bentuk e-book. Dari spesifikasinya, kedua kamera dirancang untuk jenis fotografer yang berbeda, Sony A6000 lebih ditujukan untuk fotografer yang lebih berpengalaman, dan Fuji X-A3 untuk casual dan hobi-hobi saja. Beberapa bulan lalu, Sony A6000 memiliki harga diatas Fuji X-A3, tapi belakangan Sony A6000 didiskon cukup banyak sehingga harganya tidak jauh berbeda dengan Fuji X-A3. Sebenarnya, Sony juga membuat kamera yang mirip dengan X-A3, yaitu Sony A5100, yang memiliki kelebihan sistem autofokus yang cepat dan body kamera yang lebih ringkas/tipis, tapi tidak memiliki hotshoe untuk memasang flash. Sebagai kesimpulannya Kelebihan Sony A6000 dibandingkan Fuji X-A3 Sistem autofokus cepat, untuk subjek diam dan bergerak hybrid phase detection Ada jendela bidik elektronik Kecepatan foto berturut-turut lebih cepat Kinerja keseluruhan lebih cepat Desain terlihat simple dan berkesan lebih profesional Kelemahan Sony A6000 Lebih rumit untuk dipelajari Layar tidak touchscreen dan tidak bisa ditekuk keatas untuk selfie Kelebihan Fujifilm X-A3 dibandingkan Sony A6000 Layar LCD touchscreen dan bisa ditekuk ke atas Lebih sederhana dan mudah digunakan Punya pilihan film simulation dengan warna-warni yang menarik Kelemahan Fuji X-A3 Kinerja agak lambat Tidak ada jendela bidik menyulitkan saat memotret di kondisi yang sangat terang karena layar tidak begitu jelas/silau Butuh kamera baru? hubungi kami di 0858 1318 3069. Untuk panduan kamera Sony, Fuji, Canon dan Panasonic bisa didapatkan di halaman e-book Infofotografi About the author Enche Tjin adalah pendiri Infofotografi, seorang fotografer, instruktur fotografi, penulis buku dan tour photography organizer. Saat ini, ia bertempat tinggal di Jakarta. Temui Enche di Instagram enchetjin Fujifilm merupakan salah satu produsen kamera mirrorless yang ternama. Telah banyak tipe dan jenis mirrorless yang dirilis oleh Fujifilm untuk kebutuhan Anda. Dua di antara kamera mirrorless yang dapat Anda gunakan yaitu Fujifilm X-A3 dan Fujifilm X-A5. Manakah kamera mirrorless yang lebih baik? Fujifilm X-A3 atau X-A5? Fujifilm X-A3 dan Fujifilm X-A5 merupakan dua kamera mirrorless yang sama-sama dirilis oleh Fujifilm. Fujifilm X-A3 dirilis lebih dahulu daripada X-A5. Kedua mirrorless ini juga memiliki banyak perbedaan jika dilihat dari spesifikasi, harga, dan hal lainnya. Baca juga Pilih Mana Oppo F3 atau F5? Fujifilm X-A3 Fujifilm X-A3 dirilis pada Agustus 2016. Kamera mirrorless ini memiliki resolusi video sebesar 1920 x 1080. Mirrorless ini juga memiliki hasil gambar yang baik sehingga banyak digemari penggunanya. Kelebihan Fujifilm X-A3 Berikut beberapa kelebihan Fujifilm X-A3 yang perlu Anda ketahui Memiliki Harga yang Lebih Terjangkau Salah satu kelebihan Fujifilm X-A3 adalah memiliki harga yang lebih terjangkau jika dibandingkan dengan Fujifilm X-A5. Jika Anda membutuhkan kamera dengan harga yang lebih terjangkau, maka Anda bisa memilih kamera Fujifilm X-A3 sebagai alternatif. Memiliki Fitur Touchscreen Salah satu kelebihan Fujifilm adalah telah memiliki fitur touchscreen LCD. Dengan adanya fitur touchscreen ini dapat digunakan untuk bisa mengakses menu yang terdapat pada LCD. Selain itu, touchscreen itu juga memiliki fungsi sebagai shutter untuk mengambil gambar. Saat mengambil gambar, fitur touchscreen ini sangat bermanfaat dalam menentukan titik fokus gambar. Memiliki Fitur Eye Detection dan Potrait Enhancer Kelebihan selanjutnya yang dimiliki oleh Fujifilm X-A3 adalah telah memiliki fitur eye detection serta potrait enhancer. Dengan adanya fitur yang dimilikinya ini, saat LCD masuk ke mode selfie maka autofokus kamera dapat secara langsung bisa mendeteksi dan memfokuskan pada mata. Selanjutnya, potrait enhancer bisa membuat cahaya pada wajah menjadi lebih cerah. Kekurangan Fujifilm X-A3 Berikut beberapa kekurangan Fujifilm X-A3 yang perlu Anda ketahui Masa Pakai Baterai Lebih Cepat Habis Salah satu kekurangan Fujifilm X-A3 adalah daya baterai yang dimiliki lebih cepat habis dan kurang tahan lama jika dibandingkan dengan Fujifilm X-A5. Baik fujifilm X-A3 dan X-A5 sebenarnya menggunakan baterai yang sama. Namun baterai X-A5 memiliki masa pakai baterai yang lebih baik daripada Fujifilm X-A3. Memiliki Sensor Prosesor yang Kurang Baik Kekurangan lain yang dimiliki oleh Fujifilm X-A3 adalah memiliki sensor prosesor yang kurang baik dan tidak lebih maju jika dibandingkan dengan Fujifilm X-A5. Fujifilm X-A3 memiliki kecepatan yang 1,5 lebih lambat daripada Fujifilm X-A5. Fujifilm X-A3 juga belum dikembangkan dengan fase deteksi AF piksel-chip. Kualitas Gambar Kurang Baik Kekurangan selanjutnya yang dimiliki oleh Fujifilm X-A3 adalah kualitas gambar dan video yang diberikan masih kurang baik. Fujifilm X-A3 menawarkan lebih sedikit dalam hal spesifikasi video, ataupun gambar dengan kemampuan memotret pada maksimal Full HD 1920 x 1080 pada 30/25 / 24p. Sedangkan Fujifilm X-A5 dapat memotret dalam 4K 3840 x 2160 pada kecepatan frame maksimum 15fps. Kelebihan Fujifilm X-A3Kekurangan Fujifilm X-A3 - Memiliki harga yang lebih terjangkau - Masa pakai baterai lebih cepat habis- Memiliki fitur touchscreen- Memiliki sensor prosesor yang kurang baik - Memiliki fitur eye detection dan potrait enhancer- Kualitas gambar kurang baik Fujifilm X-A5 Fujifilm X-A5 merupakan salah satu kamera mirrorless yang dirilis pada Januari 2018. Fujifilm X-A5 memiliki spesifikasi yang mumpuni dan sangat baik karena Fujifilm X-A5 telah memiliki resolusi 3840 x 2160. Kelebihan Fujifilm X-A5 Berikut beberapa kelebihan Fujifilm X-A5 yang perlu Anda ketahui Memiliki Sensor Prosesor yang Lebih Baik Salah satu kelebihan Fujifilm X-A5 adalah memiliki sensor prosesor yang lebih baik jika dibandingkan dengan Fujifilm X-A3. Fujifilm X-A5 memiliki versi yang baru dikembangkan dengan fase deteksi AF piksel-chip. Sensor ditangani oleh prosesor gambar yang diperbarui yang menawarkan kecepatan pemrosesan 1,5 kali lebih cepat dari model sebelumnya. Memiliki Masa Pakai Baterai yang Lebih Baik Kelebihan lain yang dimiliki oleh Fujifilm X-A5 adalah memiliki masa pakai baterai yang lebih baik. Menurut spesifikasi resmi, X-A5 memiliki masa pakai baterai yang lebih baik daripada pendahulunya meskipun fakta bahwa mereka menggunakan baterai NP-W126S yang sama. Dengan satu kali pengisian, ia mampu mengambil sekitar 450 frame versus 410 frame dari X-A3. Memiliki Kualitas Gambar yang Baik Kelebihan selanjutnya yang dimiliki oleh Fujifilm X-A5 adalah memiliki kualitas gambar yang sangat baik. Dikutip dari kamera Fujifilm memiliki sensor APS-C 24,2 yang lebih mutakhir. Kamera ini dapat membuat hasil gambar menjadi lebih baik dengan menawarkan variasi Film Simuation Mode yang unik. Kekurangan Fujifilm X-A5 Berikut beberapa kekurangan Fujifilm X-A5 yang perlu Anda ketahui Harga Relatif Lebih Mahal Salah satu kekurangan Fujifilm X-A5 adalah memiliki harga yang lebih mahal jika dibandingkan dengan Fujifilm X-A3. Harga yang lebih mahal ditawarkan ini bisa dikatakan sesuai dengan spesifikasi yang diberikan. Karena itulah kamera ini lebih sulit untuk dijangkau. Memiliki Frame yang Terlihat Kaku Kekurangan selanjutnya yang dimiliki oleh Fujifilm X-A5 adalah memiliki bentuk frame yang kaku. Bagian frame ini juga terbuat dari bahan plastik. Meskipun begitu, Fujifilm X-A5 tetap memiliki desain yang baik. Kelebihan Fujifilm X-A5Kekurangan Fujifilm X-A5 - Memiliki sensor prosesor yang lebih baik- Harga relatif lebih mahal- Memiliki masa pakai baterai yang lebih baik- Memiliki frame yang terlihat kaku - Memiliki kualitas gambar yang baik- Tidak mudah dimiliki semua kalangan Pilih Mana Fujifilm X-A3 atau X-A5? Di atas telah dijelaskan mengenai perbedaan antara Fujifilm X-A3 dan Fujifilm X-A5. Untuk lebih jelasnya, kami telah merangkum perbedaan tersebut pada tabel berikut ini Fujifilm X-A3Fujifilm X-A5 - Harga lebih terjangkau- Harga lebih mahal- Masa pakai baterai lebih cepat habis- Masa pakai baterai lebih baik - Memiliki sensor prosesor yang masih kurang- Memiliki sensor prosesor yang lebih baik Kesimpulan Dari penjelasan mengenai Fujifilm X-A3 dan Fujifilm X-A5 dapat disimpulkan bahwa Fujifilm X-A5 memiliki spesifikasi dan teknologi yang lebih baik daripada Fujifilm X-A3. Namun harga yang ditawarkan oleh Fujifilm X-A5 memang lebih mahal, namun harga yang ditawarkan ini sesuai dengan kualitas yang diberikan. Kamu pilih yang mana? Vote sekarang dan lihat hasil survey yang jadi selera pembaca lainnya Baca jugaPilih Mana Fujifilm XA3 atau XA5?Pilih Mana Sony Alpha A6000 atau Fujifilm X-A3?8 Kamera Mirrorless Fujifilm Terbaik 20225 Rekomendasi Flash Eksternal Terbaik Untuk Kamera…Pilih Mana Fujifilm X-T30 atau Fujifilm XT3?Pilih Mana Fujifilm X-T30 atau Sony a6400? Bulan ini, Fujifilm telah mengumumkan Fuji X-A3, penerus seri XA-2. Kamera ini ditujukan oleh masyarakat awam untuk keperluan foto sehari-hari. Dibandingkan Fuji XA-2, kamera ini telah diperbaharui dengan teknologi yang lebih baru, diantaranya sensor APS-C 24MP, autofokus yang lebih baik, layar touchscreen dan bisa ditekuk 180 derajat untuk selfie. Sepertinya, kamera ini benar-benar dirancang untuk selfie, karena selain layar monitor yang menunjang, ada fitur baru seperti pemutih kulit dan deteksi senyum smile detection. Seperti kamera Fujifilm lainnya, Fuji X-A3 juga memiliki film simulation, dua diantaranya baru ditambahkan ke seri XA yaitu Pro Neg Hi dan Pro Neg Std. Pilihan warna kamera ada tiga yaitu coklat, hitam dan pink. Dari pilihan warnanya, keliatannya sasaran market Fuji XA-3 adalah untuk wanita dan remaja. Beberapa kelebihan Fuji X-A3 dibandingkan dengan X-A2 Layar selfie dan touchscreen in-camera panorama 60p video slow motion, 24p cinematic Resolusi foto lebih besar 24MP Electronic shutter up to 1/32000 detik Autofocus lebih baik Kekurangan X-A3 dari X-A2 adalah kapasitas buffer foto berturut-turut berkurang dari 16 menjadi 10 karena peningkatan resolusi berdampak ke ukuran file yang lebih besar. Maka itu, X-A3 bukan kamera yang cocok untuk merekam momen cepat seperti olahraga. Berbeda dengan seri kamera Fuji XT dan X-PRO, XA-3 ini tidak memiliki sensor X-Trans sehingga hasil fotonya tidak setajam seri XT. Processornya juga beda, jadi kinerjanya berbeda, dan film simulation seperti B&W ACROS tidak ada. Jadi? Bagi pencari kamera baru, mungkin mempertimbangkan seri Fuji X-T/X-E juga. Menurut saya kalau mengejar kualitas gambar dan kinerja, X-T10 lebih baik. X-E2S punya buffer yang lebih bagus, kualitas gambar lebih baik berkat lensa paketan 18-55mm f/ tapi LCD X-E2 tidak bisa diputar/tekuk. Sering foto subjek bergerak? kamera DSLR pemula seperti Canon 1300D atau Nikon D3400 yang baru dengan sistem autofokus phase detection lebih bisa diandalkan. Kesimpulannya adalah Fuji XA-3 paling cocok untuk pemula yang menginginkan kamera yang ringkas, tidak terlalu mahal, suka selfie, dan desain retro yang menarik. Fujifilm X-A3 + lensa XC 16-50mm telah tersedia di Indonesia dengan harga Rp Link Pembelian Bukalapak Shopee Lazada About the author Enche Tjin adalah pendiri Infofotografi, seorang fotografer, instruktur fotografi, penulis buku dan tour photography organizer. Saat ini, ia bertempat tinggal di Jakarta. Temui Enche di Instagram enchetjin The Fujifilm X-A3 $ with 16-50mm lens isn't the least expensive mirrorless model in the company's current lineup—that honor goes to the $500 X-A10—but it's a more attractive point of entry thanks to a modern 24MP image sensor. But even with the latest sensor tech, its autofocus system is way behind the times. The X-A3 is slow to focus, which shouldn't be the case at this price point. We continue to recommend our Editors' Choice Sony a6000 to photographers shopping fo an entry-level mirrorless model. It's much more responsive, includes an EVF, and costs just $50 more with a bundled lens. Design The X-A3 $ at AmazonOpens in a new window is an attractive camera. The body, a mix of metal and plastic, is finished in silver, with a black, brown, or pink leatherette cover. It's fairly compact, coming in at by by inches HWD and weighing just ounces without a lens. Similar Products The included 16-50mm zoom is a solid starter option, even if it is a bit big— by inches and ounces. Other mirrorless systems offer collapsible standard zooms that pair better with small camera bodies, but Fuji doesn't. The X-A3's control layout is solid; it mixes physical controls with a touch LCD. There's a physical switch to change the focus mode on the front, at the bottom left corner. On the top you'll find a Mode dial, the power switch and shutter release, the Fn button, and a control dial. You'll also find a hot shoe for an external flash or accessory, and the built-in pop-up flash. A second control dial is nestled on the rear, atop a thumb rest. Below it are some buttons—Display/Back, Play, Q, and Record, along with a four-way control pad with a center Menu/OK button. The directional buttons adjust the autofocus area, drive mode, self-timer, and white balance. Pressing Q switches the live view from the lens to a screen with additional shooting options. Here you can set the ISO, switch between Raw and JPG capture, and adjust the camera's JPG engine. It's also where you access the various film simulation settings, which range from the nice bright colors and greens of summers of Classic Chrome, to the oversaturated look of Velvia, and the stark black-and-white of Acros. You can't navigate the Q menu by touch. You need to use the directional buttons to move from setting to setting and the rear control wheel to change them. It's an odd limitation in a camera that is, presumably, aimed at a customer base used to using smartphones for photography. The inconsistent touch control extends to other areas. When shooting, for example, you can choose to tap to set the focus point or tap to focus and fire immediately if you have the focus area set to single-point or multi-point. If you have it set to the entire wide focus area, only tap to focus and fire immediately is available. It also comes into play when reviewing photos—when looking at individual photos you can swipe through shots and pinch to zoom in to your heart's content, but if you're looking at the broader thumbnail view, touch controls don't work at all. It's a shame, because the 3-inch LCD is quite responsive. I don't mind using physical controls—as someone used to more advanced cameras, it's my first instinct to do so. But when a camera boasts a touch interface, I expect the touch input to work consistently across it. The screen is mounted on a hinge. It tilts down and up, so you can frame shots with the X-A3 at your waist or above your head, and it faces all the way forward for selfies. There isn't any special selfie shot mode—some models automatically set a self-timer when the screen is set to face forward. The LCD is sharp, 920k dots, and pretty bright. If you're in direct sunlight, you can boost the standard brightness via the Q menu to improve viewability. Connectivity Wi-Fi is built in. You can use the Fujifilm Camera Remote app to control the camera with or transfer images to your Android or iOS device. The remote control works well, but you'll have to dive into the menu to turn the feature on if you're in recording mode. It's easier to start Wi-Fi from playback mode—just press the Fn button on the top plate. If you want to start remote control operation while shooting you'll need to dive into the menu to turn on Wi-Fi. There are only two ports on the body—micro USB and micro HDMI. The former is used to charge the battery in-camera, as you don't get an external charger. Images are saved to SD, with support for newer SDHC and SDXC formats as well. CIPA rates the battery for 410 shots, and you'll be able to recharge it in the field with a USB battery. If you choose to buy a spare battery it's a good idea to get a charger along with it, as that will let you charge both at the same time one in-camera and one in the charger after a long day of photography. Performance and Image Quality The X-A3 struggles in one big area speed. It turns on, focuses, and captures an image in seconds, which isn't a terrible result for a mirrorless camera. But autofocus is anything but fast. You need to wait about between starting autofocus and capturing an image in bright light, and about seconds in very dim conditions. Burst shooting is available at a reasonable But the shooting buffer is small—you only get 6 Raw or Raw+JPG shots, or 14 JPG shots, before the camera slows down to a crawl. It isn't a good choice for shooting fast action, either. There's a continuous AF-C setting, but it stops working after the first shot of a burst, so if you're shooting a target moving toward or away from the lens, only the first shot in the sequence will be in focus. See How We Test Digital Cameras Image quality is better. The X-A3 uses a 24MP APS-C image sensor that keeps noise under percent through ISO 12800. There's some noise reduction applied to JPGs, so image quality at top ISOs isn't as good as at lower ones, but that's typical of any camera. We see little loss of quality through ISO 3200, so you can expect to get good quality images even when not in bright light. If you stick with the starter lens, the X-A3 will move to higher ISOs in moderate light, but you do have the option to add an inexpensive prime like the XF 35mm f/2 if you want better images in dim light, and the ability to capture photos with a pleasing blurred background. More advanced photographers can shoot in Raw format. Be aware that the X-A3 only supports Raw capture through ISO 6400—in contrast to JPGs that go as high as ISO 25600. You'll get more detail out of a Raw image at ISO 6400 than with a JPG, but if you think you'll be shooting in Raw and like the Fuji system, there are better models to look at. Check out the X-T20 or X-E3. Video is recording is available at 720p and 1080p at 24, 50, or 60fps. For some reason you can't shoot in 30fps at either resolution. Despite not offering the de facto standard frame rate for the video look, it looks pretty good and sharp. If you have the camera set to AF-C it will adjust focus as the scene changes. Audio is the same as you get with any camera with a built-in microphone—it picks up voices if they're close to the camera, but is also prone to recording background noise. There's no way to install an external mic; you'll need to move up to a more expensive camera if that's what you want. Conclusions The Fujifilm X-A3 delivers solid image quality and gives you access to Fuji's excellent line of mirrorless lenses, and it sports a crisp, tilting touch LCD, Wi-Fi, and a stylish design. But the autofocus system is way too slow for a camera at this price. If you want to get your feet wet with the X system, spend a little more and start with the X-T20 or X-E3; you'll enjoy a much better experience. If you're simply looking for an affordable mirrorless camera, go with our Editors' Choice Sony a6000—it costs $50 more when bought with a 16-50mm zoom, but runs circles around the X-A3. Pros Strong image quality. Stylish design. Compact. Selfie touch LCD. Film simulation modes. Wi-Fi. View More Cons Slow autofocus. Omits EVF. Inconsistent touch interface. Limited shooting buffer. No 30fps video option or mic input. View More The Bottom Line The mirrorless Fujifilm X-A3 camera and the images it captures look great, but its autofocus system is way behind the competition. Like What You're Reading? Sign up for Lab Report to get the latest reviews and top product advice delivered right to your inbox. This newsletter may contain advertising, deals, or affiliate links. Subscribing to a newsletter indicates your consent to our Terms of Use and Privacy Policy. You may unsubscribe from the newsletters at any time.

kelebihan dan kekurangan fujifilm x a3