olehindera manusia kecuali apabila berbentuk cairan (uap air) dan padatan (awan. dan debu). Lutgens dan Tarbuck (1982) menyatakan bahwa lapisan atmosfir. mempunyai ketinggian sekitar 110 km dari permukaan tanah dan bagian terbesar. berada di bawah ketinggian 25 km, karena tertahan oleh gaya gravitasi bumi. Jadi makhluk hidup adalah makhluk yang memiliki ciri-ciri kehidupan seperti memerlukan makanan, bernapas, mengeluarkanzat sisa, bergerak, peka terhadap rangsang, tumbuh dan berkembang biak, beradaptasi dan memiliki bahan genetik. Sementara itu, benda-benada tak mati bisa saja memiliki salah satu atau lebih dari tujuh ciri tersebut. Rangsanganyang diterima dapat berupa sentuhan, cahaya matahari, air, zat kimia, suhu hingga gravitasi bumi. Beberapa contoh tumbuhan dan hewan yang memiliki kepekaan terhadap rangsangan seperti Putri malu, Bunglon, Cicak, Ulat kaki seribu, Venus flytrap, Telegraph plant. 1. Putri Malu. Putri malu adalah spesies asli daerah Amerika Tengah dan Misalnya berupa suhu ,sinar ultraviolet ( UV ), sinar X, sinar gamma, partikel a dan b, neutron, dsan radiasi kosmis. Radiasi yang menimbulkan ionisasi dapat menembus bahan, termasuk jaringan hidup, sel, dan menyebabkan ionisasi molekul zat dalam sel sehingga zat-zat tersebut tidak dapat berfungsi secara normal. 3.Mutagen Biologi Dilansirdari Ensiklopedia, ciri makhluk hidup yang menunjukkan bahwa makhluk hidup peka terhadap rangsang adalah ujung batang tanaman kedelai tumbuh membengkok ke arah datangnya cahaya. Baca Juga: Pada tanggal 13 Desember 1957 pemerintah Indonesia menetapkan konsep wilayah perairan laut yang dikenal dengan Deklarasi Juanda. ubAS5. Pengertian Sinar Ultraviolet UV, Jenis, dan Bahayanya Bagi Manusia Selama pandemi kita dianjurkan untuk berjemur di bawah sinar matahari pagi, yang tentu saja banyak mengandung sinar ultraviolet UV. Sinar ultaviolet adalah sinar yang dikeluarkan oleh matahari dan menyehatkan bagi manusia. Sinar UV ini merupakan radiasi gelombang elektromagnetik yang berasal dari sinar matahari. Di dalam jumlah yang tepat, sinar UV dibutuhkan tubuh karena dapat memberikan sejumlah manfaat bagi kesehatan. Akan tetapi, sinar UV juga bisa berbahaya dan justru menimbulkan gangguan kesehatan jika paparannya berlebihan. Jenis-jenis Sinar Ultravoilet Sinar ultraviolet memiliki beberapa jenis dan manfaat dan bahaya juga masing-masing. Agar tidak salah saat berjemur, dan bisa mendapatkan manfaat yang maksimal bagi kesehatan tubuh, kita perlu mengetaui beberapa jenis sinar UV ini . Ada tiga jenis sinar ultraviolet yang dipancarkan oleh matahari, sebagai sumber kehidupan di bumi. Berikut ini adalah penjelasan tentang jenis sinar UV dan apa saja efek yang ditimbulkannya jika terpapar pada kulit. 1. Sinar Ultra Violet C UV C Radiasi sinar ultraviolet jenis ini sebenarnya paling merusak. Akan tetapi, beruntung, sinar jenis UV C ini tidak sampai masuk menembus lapisan ozon dan berbagai gas di langit bumi. Sinar ultra violet C UV C tidak sampai ke permukaan bumi, karena sudah lebih dulu disaring oleh lapisan ozon. Akan tetapi jika lapisan ozon bolong, maka resikonya adalah berbagai radiasi berbahaya bisa sampai ke permukaan bumi. Karena itu penting bagi manusia menjaga kelestarian alam sehingga ozon tetap pada kondisi yang normal dan tidak berbahaya bagi kehidupan manusia. 2. Sinar Ultra Violet B UV B Sinar ultraviolet B atau UV B efek merusaknya cukup parah bag kehidupan di bumi, akan tetapi sinar ultraviolet ini juga sudah disaring lapisan ozon. Sinar ini kurang lebih hanya 5 persen saja yang berhasil masuk ke lapisan di mana manusia bisa hidup, dan memicu sunburn atau terbakarnya kulit. 3. Sinar Ultra Violet A UV A Sinar UV A sebenarnya memiliki kemampuan merusak yang paling rendah, namun memiliki kemampuan untuk menembus lapisan kulit yang lebih dalam. Sekitar 95 persen sinar ultra violet yang memasuki atmosfer adalah UV A ini. Jenis sinar ultraviolet yang satu ini paling aman bagi kulit sebab kemampuan merusaknya kecil. Radiasi sinar ultra violet jenis A masuk paling banyak ke atmosfer, jumlahnya sampai 95 persen. Ia punya kemampuan menembus kulit paling dalam. Bahayanya Sinar Ultraviolet Dimasa pandemi seperti ini berjemur di bawah terik sinar matahari sangat di sarankan untuk menjaga kesehatan tubuh dari serangan virus. Berjemur dan menerima sinar ultraviolet juga baik bagi propagasi sel, membuat suasana hati lebih baik karena merangsang produksi hormon serotonin, serta bikin tidur lebih nyenyak karena sekresi melatonin. Baca Kelimpahan Unsur-unsur di Alam Materi Kimia Kelas 12 SMA MA Akan tetapi, sinar UV juga bisa berbahaya bagi tubuh jika Anda terlalu siang berjemur, maka kulit bisa terbakar sunburn, terjadi hiperpigmentasi penggelapan, dan muncul flek hitam di kulit. Juga bisa memicu kanker kulit melanoma, dan munculnya kerutan di kulit. Oleh karena itu, jangan lupa memakai sunscreen ya jika hendak berjemur atau terpapar sinar matahari agar bahayanya bisa diminimalisir. Berikt ini adalah beberapa bahaya sinar utraviolet bagi tubuh Anda. 1. Membuat Kulit Menjadi Terbakar Dampak paling umum dari terlalu banyak terpapar sinar ultraviolet adalah kulit yang terbakar dan kemerahan. Gejala ini akan muncul beberapa jam atau beberapa hari setelah kulit terpapar oleh sinar ultraviolet secara berlebihan. Jika tidak diatasi secara segera, kulit terbakar dapat menimbulkan pembengkakan kulit, kulit menjadi melepuh, dan tubuh menjadi lemas karena dehidrasi. 2. Memunculkan Tanda Penuaan Dini Paparan sinar matahari yang berlebih membuat kulitmu akan mengalami perubahan, mulai dari tekstur hingga warna. Hal ini karena sinar ultraviolet merusak serat-serat di kulit yang disebut elastin yang membuat kulit menjadi mengendur dan meregang. Sinar UV juga dapat memunculkan bintik putih dan gelap pada kulit, membuat kulit menjadi kasar, dan memunculkan keriput. 3. Meningkatkan Risiko Kanker Kulit Penyebab utama munculnya kanker kulit adalah paparan sinar ultraviolet yang berlebihan. Sel kanker kulit umumnya akan muncul di bagian yang paling sering terkena sinar, seperti wajah, leher, dan tangan. Jika tidak diobati, sel kanker akan menyebar dan dapat mengancam nyawa. 4. Merusak Penglihatan Mata membutuhkan pertahanan ekstra untuk terlindung dari paparan sinar ultraviolet. Jika terkena secara berlebihan, matamu bisa rusak dan membuat kamu tidak bisa melihat warna, penglihatan kabur, atau bahkan kebutaan. Demikian ulasan mengenai pengertian sinar Ultraviolet UV, jenis, dan bahayanya bagi manusia. semoga bermanfaat. Apa saja jenis-jenis sinar ultraviolet beserta manfaat dan kerugiannya? Apa hubungannya dengan orang yang kulitnya menjadi belang setelah berjemur di pantai? Temukan jawabannya di sini! — Kamu suka pergi ke pantai? Ada banyak lho, hal-hal yang bisa dilakukan di pantai. Bisa berenang, main voli pantai, berjemur, bisa juga naik perahu sama temanmu, lalu memparodikan pose Jack dan Rose di film Titanic. Main di pantai emang seru banget, saking serunya, nggak sadar pas pulang terus ngaca, kok kayaknya kulit rada kebakar trus agak belang? Kok bisa gitu ya? Itu semua karena sinar matahari, atau lebih tepatnya kandungan yang terdapat dalam sinar matahari, yaitu sinar ultraviolet UV. Sinar UV merupakan salah satu dari gelombang elektromagnetik yang berasal dari sinar matahari. Saat memasuki bumi, sebagian besar sinar UV akan diserap oleh lapisan ozon, uap air, dan gas lainnya yang ada di atmosfer. Terus, yang sampai di permukaan bumi itu hanyalah sinar UV A sekitar 90-99% dan UV B < 10% aja. Nah, sinar UV B inilah yang menyebabkan kulit kita terbakar. Eits, mentang-mentang namanya UV B, jangan kira huruf B-nya itu kepanjangan dari Bakar, ya! Emangnya bakso? Hmm, ngomong-ngomong, sinar UV itu terdiri dari berapa jenis, sih? Kok ada yang A dan yang B segala? bedanya apa nih, antara sinar UV A dan UV B? Jenis-Jenis Sinar UV Jadi, Sinar UV itu terdiri atas 3 macam, guys! Ada UV A, UV B, dan UV C. Perbedaannya bisa kamu lihat pada pembahasan berikut, ya! Baca juga Apa Sih, Perbedaan Model Atom Dalton, Thomson, Rutherford, dan Bohr? Sinar UV A 90-99% sampai ke permukaan bumi Panjang gelombang 315-400 nm Dapat menembus jendela dan dapat membuat warna memudar Sinar UV B <10% sampai ke permukaan bumi Panjang gelombang 280-325 nm Tidak dapat menembus jendela Sinar UV C Tidak sampai ke permukaan bumi karena terserap lapisan ozon Panjang gelombang 100-280 nm Oke, sekarang kamu udah tahu, ya, bedanya sinar UV A, UV B, dan UV C. Nah, selanjutnya kita akan membahas tentang manfaat, kerugian, dan cara melindungi diri dari sinar UV. Manfaat Sinar UV Sinar UV yang terkandung dalam sinar matahari ternyata memiliki manfaat, lho! Apa saja manfaatnya? 1. Membantu pembentukan vitamin D pada tubuh manusia Paparan sinar matahari dalam jumlah yang tepat dapat membuat tubuh memproduksi vitamin D dengan cara membakar kolesterol yang ada di sel kulit. Vitamin D ini akan membantu memperkuat tulang, otot, dan imun manusia. Baca juga Postulat Relativitas Khusus Einstein 2. Mensterilkan alat-alat kesehatan Dalam dunia medis, sinar UV banyak digunakan untuk mensterilkan alat-alat kesehatan dan ruang operasi. Karena sinar UV dianggap efektif untuk membunuh mikroorganisme seperti virus dan bakteri. 3. Bug zapper Apa itu bug zapper? Bug zapper adalah alat perangkap serangga yang bentuknya kayak gini, nih Bug Zapper yang mematikan lalat Sumber Lampu LED yang terdapat pada bug zapper menggunakan sinar UV, namun bebas dari radiasi sinar UV yang berbahaya, sehingga aman digunakan. Alat ini juga dilengkapi dengan lapisan yang menghasilkan karbondioksida, yang membuatnya mirip dengan suhu manusia yang disukai nyamuk. Oleh karena itu, alat ini bisa menangkap nyamuk penyebar virus malaria dan demam berdarah secara lebih efektif dibandingkan produk pembasmi serangga lainnya. 4. Membantu serangga Buah dan bunga yang disinari oleh sinar UV, terlihat berbeda di mata hewan dan manusia. Sehingga dapat membantu sebagian hewan seperti serangga, burung, dan reptil untuk menemukan buah yang sudah matang, bunga, atau biji-bijian untuk mereka konsumsi. Kerugian Sinar UV Selain manfaat, sinar UV ternyata juga bisa menimbulkan kerugian, nih! Apa saja kerugian yang diakibatkan sinar UV? 1. Sunburn terbakar matahari Kalau kamu pulang dari pantai lalu merasa kulit kamu perih dan jadi merah seperti terbakar, itu tandanya kamu terkena sunburn. Tapi kok bisa ya? Ternyata, sinar UV bisa menembus ke dalam kulit kamu lho. Karena bisa masuk sampai ke dalam lapisan kulit, dia dapat merusak sel dan membuat DNA kulit rusak. Hal inilah yang suka kamu bilang dengan “Duh, kulit gue belang nih abis dari pantai?!” 2. Kerusakan mata Apabila kamu melihat ke arah matahari langsung tanpa mengenakan pelindung apapun, mata kamu bisa terkena sinar UV. Jika hal ini berlangsung lama, sinar UV-nya dapat membuat mata kamu katarak, lho. Hii. Serem banget, kan? WHO aja menyatakan kalau 20% sumber dari katarak adalah sinar UV. Makanya, kalo lagi marah, jangan suka melototin matahari! Siapa juga, ya? 3. Penuaan dini pada kulit Terlalu sering terpapar sinar UV, bisa menyebabkan kulit kamu jadi tebal, berkerut, dan kasar. Baca juga Belajar Hukum Coulomb, Yuk! 4. Kanker kulit Sinar UV mampu menembus jaringan kulit manusia, sehingga mampu merusak DNA pada sel-sel kulit yang memicu sel-sel tersebut menjadi sel kanker kulit. 5. Warna memudar Nggak kok. Ini bukan maksudnya warna tubuh kamu dari yang semula coklat, bisa memudar jadi transparan. Maksud dari memudarnya warna ini adalah warna dari benda-benda yang kamu punya. Baju, misalnya. Selain karena salah nyuci, sinar UV juga bisa bikin warna baju kamu memudar, lho. Contoh lainnya yakni tembok bagian luar bangunan yang warnanya memudar jauh lebih cepat daripada tembok bagian dalam bangunan. Cara Melindungi Diri dari Sinar UV Sinar UV memang tidak dapat dilihat oleh mata manusia, sehingga secara tidak sadar kita sering terpapar sinar UV. Tapi, ada, kok, beberapa cara untuk melindungi diri dari sinar UV! 1. Gunakan tabir surya sunscreen Tabir surya atau sunscreen yang dianjurkan untuk dipakai adalah yang mengandung SPF minimal 15. Meskipun nggak keluar rumah, jangan lupa untuk tetap pakai sunscreen, ya! 2. Gunakan pakaian tertutup Biarpun pakaian kamu tertutup, tapi kalau baju kamu tipis dan masih tembus pandang, tandanya sinar UV masih bisa menembusnya. 3. Gunakan topi dan kacamata hitam Topi dan kacamata hitam berfungsi untuk melindungi wajah kamu, terutama mata agar tidak terkena langsung dengan sinar UV. Baca juga Apakah Teknologi Wakanda dapat Ditemui di Dunia Nyata? Jadi sekarang kamu udah tahu ya, apa saja jenis-jenis sinar UV beserta manfaat dan kerugiannya. Salah satu kerugian yang bisa ditimbulkan adalah kulit kita yang menjadi belang setelah bermain dan berjemur di pantai. Nah, kalau kamu ada PR di rumah tentang materi ini, kamu bisa banget lho, nanya ke tutor kece di ruangguru privat! Yuk, tanya sekarang! Artikel ini telah diperbarui pada 10 November 2022.

makhluk hidup yang paling peka terhadap sinar ultraviolet adalah